ASUS Tawarkan Vivobook A407 Yang Cocok Untuk Pelajar

Playswithfiredesigns.com – ASUS pabrikan gadget asal Taiwan berencana akan menghadirkan ASUS Vivobook A407 untuk pasar Indonesia. ASUS Vivobook A407 tak hanya cocok untuk pelajar, ASUS juga menegaskan bahwa laptop terbarunya ini juga cocok untuk mahasiswa dan millenials yang memiliki poduktivitas mobile tinggi.

ASUS Vivobook A407 memiliki demensi dengan ketebalan 21,9 mm. Tak hanya itu, ASUS juga menghadirkan fitur NanoEdge Display yang membuat rasio screen-to-body mencapai 73,8 persen dengan bezel layarnya yang hanya 7,1 mm.

Untuk sebuah laptop 14 inci Vivobook A407 hadir dengan dimensi yang kompak. ASUS ingin memberi rasa nyaman ketika mengetik, mereka juga membekali laptop ini dengan keyboard berukuan penuh. Selain itu, ada juga touchpad berukuran lebar, layaknya touchpad pada laptop berukuran 15 inci.

Untuk touchpad yang terpasang pada laptop ini juga sudah dilengkapi dengan sensor pemindai sidik jari. Bahkan ASUS mengklaim bahwa Vivobook A407 merupakan laptop pertama dikelasnya yang dilengkapi sistem keamanan biometrik seperti ini.

ASUS Vivobook A407 telah menggunakan Intel Core i3-6006U yang memiliki clock speed 2,0 GHz dengan SonicMaster Technology untuk menaikan kualitas audio yang dihasilkan.

Ada dua model Vivobook A407 yang dipasarkan oleh ASUS, yakni Vivobook A407UB yang dilengkapi dengan NVIDIA MX110 dan dibanderol dengan harga Rp6.499.000. Model lainnya adalah Vivobook A407UA yang dibanderol dengan harga sedikit lebih murah, yakni Rp5.799.000.

ASUS Vivobook A407UB secara eksklusif akan dipasarkan di Lazada mulai tanggal 22 hingga 29 April 2018. Sedangkan Vivobook A407UA akan dijual via JD.id oleh ASUS mulai tanggal 23 hingga 30 April 2018.

7. Alami Masalah 3D face recognition Xiaomi Menunda Hadirkan Mi 7

Congresoelearning.com – Saat ini Xiaomi terus menghadirkan smartphone baru untuk segmen entry-level, mid-range, hingga high-end. Di segmen tertinggi, saat ini Xiaomi hanya mengandalkan Mi Mix 2S saja yang baru dirilis sebulan lalu.

Xiaomi berencana akan menghadirkan flagship lain, yakni Mi 7. Sebelumnya Mi 7 diberitakan akan menjadi smartphone Android pertama yang menggunakan Snapdragon 845, namun berita tersebut tak berbukti.

Belum lama ini beredar kabar jika Xiaomi terpaksa menunda perilisan Mi 7 karena permasalahan 3D face recognition. Ya, Xiaomi berkeinginan menjadi produsen smartphone pertama yang membawa sistem pendeteksi wajah 3D tersebut, layaknya iPhone X.

Di platform Android sendiri sebenarnya sudah banyak smartphone yang menawarkan face recognition. Namun, semuanya belum menggunakan 3D face recognition yang biasanya memuat banyak sensor. Dengan kata lain, masih mengandalkan kamera depan saja.

Berdasarkan laporan dari Digitimes, pembuat modul sensor 3D tersebut masih mengalami kendala dalam pembuatan software dan hardware untuk bisa mengenali wajah dengan optimal.

Modul sensor 3D yang akan dipakai melibatkan Qualcomm dalam pengembangannya, maka kompatibilitasnya masih sempit. Disebutkan bahwa smartphone yang bisa mendukung sensor 3D face recognition nantinya harus menggunakan Snapdragon 845 sebagai chipsetnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *